Tempat nongkrong pecinta BeBe Indonesia

BlackBerry Bold 9700 resmi di Indonesia


RIM memperkenalkan secara resmi BlackBerry Bold 9700 yang akrab dipanggil Onyx di Indonesia. Yang menarik, Indonesia merupakan negara pertama di Asia yang kedatangan Onyx. Ini menunjukkan betapa pentingnya pasar Indonesia bagi RIM.

Kelebihan utama BB Bold 9700 dibandingkan BB Bold 9000 terdahulu terletak pada penggunaan optical trackpad yang lebih nyaman dan tidak butuh perawatan khusus seperti trackball, prosesor lebih cepat, OS 5.0 yang lebih baik, serta daya tahan baterai ekstra.

Di acara ini, RIM juga mengungkapkan harga resmi Bold 9700 yang dipatok sekitar Rp 6,45 juta sebelum pajak dan subsidi. Perlu diingat, ini adalah harga untuk mitra resmi RIM seperti Indosat, XL, Axis, dan Telkomsel.

Exclusive: BlackBerry Gemini di Indonesia Agustus

bb-curve-8520

Jika sudah kebelet pengen beli Gemini alias Curve 8520 yang sudah diluncurkan di Amrik, BBLovers tak perlu menunggu berbulan-bulan kok. RIM amat perhatian dengan Indonesia, terbukti mereka langsung memberitahukan bahwa RIM akan segera melempar Gemini ke pasaran Indonesia segera setelah service centernya buka di Indonesia. Buat yang mencemaskan layanan purna jual, RIM telah menunjuk beberapa distributor dan importir resmi untuk memasarkan BeBe Curve 8520 tersebut.

Pernyataan resmi dari RIM

RIM mengumumkan rencananya untuk meluncurkan smartphone BlackBerry® Curve™ 8520 di Amerika Serikat dan Eropa pada bulan Agustus ini. RIM juga berencana untuk segera meluncurkan model smatphone terbaru ini di Indonesia tak lama setelah itu melalui distributor dan importir resminya yang telah ditunjuk:

o        PT Indosat TBK‪

o        PT Indosat Mega Media‪

o        PT Telekomunikasi Selular‪

o        PT Malifax Indonesia‪

o        PT Excelcomindo Pratama TBK‪

o        PT Erajaya Swasembada

o        ‪PT Natrindo Telepon (AXIS)‪‪

•    RIM saat ini sangat senang dengan reaksi positif pada produk-produk dan layanan di Indonesia dan akan terus melakukan investasinya di Indonesia demi pelanggan dan mitranya di masa depan.

•    RIM pun segera membuka pusat fasilitas perbaikan resmi di Jakarta setidaknya 6 service center di berbagai wilayah di Indonesia dijadwalkan akan beroperasi pada tanggal 21 Agustus sesuai dengan peraturan persyaratan yang ditetapkan pemerintah

BlackBerry BM tanggung jawab siapa?

blackberry broken
Merujuk berita yang dimuat di detik.com, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) meminta RIM untuk menanggung layanan purna jual untuk semua BlackBerry yang beredar di Indonesia. Jadi, handset BlackBerry non-operator yang selama ini nasibnya kurang jelas juga harus didukung dengan garansi. Selama ini, dari 400 ribuan handset BeBe yang beredar di tanah air, hanya sedikit yang memiliki garansi resmi dari mitra operator seperti Telkomsel, Indosat, dan XL. RIM sendiri setuju untuk memenuhi permintaan regulator telekomunikasi Indonesia tersebut.

Biarpun saya nggak punya saham RIM atau ada hubungan keluarga dengan pemilik RIM, tapi kok agak aneh ya? Kalau disimak, selama ini banyak diberitakan mengenai BeBe selundupan atau hand-carry yang masuk ke Indonesia. Kalau BeBe yang masuk tanpa membayar pajak diberi fasilitas yang sama dengan BeBe yang dikenai cukai, bukankah malah akan memberikan motivasi tambahan bagi distributor yang memasukkan sendiri BeBe entah dari mana?

Lagipula, tidak semua BeBe yang dijual baru itu benar-benar baru. Banyak juga yang refurbished tapi diakui sebagai barang baru. Mengingat demam BeBe masih tergolong baru dan telat, banyak konsumen yang masih bingung dan sering kurang paham mengenai BeBe. Akhirnya, konsumen mendapatkan BeBe yang tidak bisa diaktifkan layanan Internetnya, atau ada fitur yang tidak bisa digunakan seperti kamera dan sebagainya.

Kembali ke soal menyervis barang BM, sebenarnya vendor lain juga memiliki kebijakan sendiri mengenai layanan purna jual barang non garansi. Tentunya, aturan itu yang seharusnya diberlakukan juga untuk BeBe (biar nggak ada kesenjangan gitu loh…)

Menurut saya, BRTI juga harus memberikan peraturan yang tegas mengenai sertifikasi dan ketentuan impor BeBe. Kalau banyak pihak bisa memasukkan BeBe dengan mudah, pasti akan terjadi kekacauan, karena tidak ada kejelasan mengenai asal usul BeBe yang dimasukkan ke Indonesia. Yang pasti, regulator tetap berpatokan pada komitmen pembangunan yang rampung 21 Agustus jika RIM tak mau seluruh sertifikasi impornya dibekukan lagi.

Sumber

Halaman 1 dari 11
Powered by Wordpress | Designed by Elegant Themes